Sabtu, 15 Maret 2014

Air Terjun Sri Gethuk - Perjalanan Para Mahasiswa Selo

0

 Mahasiswa selo, saking selonya sempat keluyuran bareng tanggal 5 Maret 2014 di sela-sela tugas kuliah yang menggunung. Tujuan awal sih mau ke Magelang, tapi akhirnya nggak jadi :3 eh malah ke Gunung Kidul. Karena hari itu dan tanggal 6 Maret FBS tidak ada kuliah, sedang dipakai untuk seminar Internasional.
Waktu ngaret sudah membudaya, perjanjian awal mau kumpul di depan burjonan belakang parkiran PKM FBS adalah jam setengah 9, tapi ada yang datangnya telat termasuk saya. Hingga jam 10 akhirnya baru berangkat.
Belum bejo atau mungkin Allah menyuruh makhluk-Nya untuk bersedekah, 3 orang teman kami terkena tilang saat menuju Wonosari Gunung Kidul, karena pada saat itu ada operasi.
Kasus pertama ketika Si Udin yang berboncengan dengan Miss X trus tukeran nyetir sama Miss X, yang awalnya si Udin yang ada di depan tapi saat mendekati lokasi operasi Miss X yang ada di depan, soalnya si Udin nggak ada SIM. Ndilalahnya, saat mereka tukeran  eh ada polisi lewat. Mampus deh saat mereka sampai di lokasi operasi langsung kena, katanya 50 ribu gitu -_-.
Kasus kedua si Langgeng yang kena, dia juga nggak punya SIM. Ndilalahnya pas si Langgeng udah masuk lokasi operasi jalan yang tadi ditutup (dialihkan jalurnya) terus dibuka, jadi Si Langgeng ini menjadi "korban" terakhir -_-
Ada hal konyol ketika perjalanan kami sampai di Playen, Jogja Lantai 2 (Gunungkidul), hampir samapai. Tiba-tiba kami berhenti di jalan yang kanan kirinya adalah ladang jagung, dan lagi panen.
"Kok mandeg? arep do nyolong jagung po piye?" Tanya Nurkholis aka Simbah
Ternyata, salah satu dari teman kami ada yang diSMS Pak Alif, dosen Pendidikan Pancasila bahwa hari itu ada kuliah pendididikan pancasila di gedung kuliah 4 FBS UNY. Ini Pak Alif yang terlalu rajin, atau emang nggak tau kalo hari itu nggak ada kuliah? Dua-duanya -_-
Kemudian salah satu dari kami ada yang telfon beliau bahwa hari itu FBS tidak ada kuliah karena sedang ada seminar Internasional. Ada kurang komunikasi antara Jurusan sama MKU, soalnya pak Alif itu dosen tamu, beliau mengajar di beberapa universitas.
Kemudian, ijinkan aku untuk pamer kenarsisan para bocah selo...


Sebelum sampai ke Air Trjun Sri Gethuk, kami dicegat oleh seorang pemandu wisata untuk mampir dulu ke Gua Rancang Kencana. Ngadem aja di dalem. Cukup 1 tiket aja (Gua+air terjun).
Gua Rancang memiliki panjang 50 meter, kata pemandu wisatanya sih dulu sering dipake shooting film laga, ex: misteri gunung merapi (Mak Lampir).


perjalanan turun ke air terjun
Uun :D
Si Udin lagi benerin celana -_-
maklum, mandi di kos antri banget. Mandi sini aja deh.
Aku (kaos spongebob) sama Novia :D

Monika Devi (gamis biru) akhwat tangguh, dengan memakai rok, dia tetep bisa penekan di atas bebatuan licin (mirip tebing)
Novia Mojokertensis eh Suhartatik

Gue sama Novia (Gue yang muka bego')

yang fotoin siapa? salah fokus, kenapa gue sama Novia malah jadi backgroundnya?

ada pelangi...

lupa gak bawa payung :3

klebus cyiin
mau pulang, si Heri sok imut banget :3
 Perjalanan melelahkan tapi menyenangkan. Menurutku timingnya enggak pas, saat banyak tugas (gapapa buat refrshing), ada operasi zebra segala. Eh kebanyakan pada gak bawa baju ganti, padahal kuyup. Ya udah berjemur di atas batu aja :D .
See yaa
Wassalam

Nirmana Trimatra #tugas1

0

Pernah denger kata "nirmana" ? Nirmana adalah pengorganisasian atau penyusunan elemen-elemen visual seperti titik, garis, warna, ruang dan tekstur menjadi satu kesatuan yang harmonis dan memiliki estetika bentuk yang indah.
Nirmana trimatra adalah pengorganisasian elemen visual menjadi bentuk 3 dimensi. Perbedaan utama nirmana trimatra dan nirmana dwimatra (2D) adalaah pada bidang dan objeknya.

Nirmana 3D dengan bahan sedotan plastik dan atau plastik lain menjadi tugas pertama dari pak dosen untuk semester ini.
Awalnya bingung, berpuluh-puluh batang sedotan mau dibuat apa? Akhirnya aku asal gunting aja, trus susun deh :D
Jadinyaaaa...
tampak depan

tampak samping

tampak samping

tampak atas
 Ketika teman-temanku melihat dari atas katanya bikin pusing, kayak sarang lebah sih, wkkwk.
And finally I got A for my first task :D Semoga tugas-tugas berikutnya selalu lebih baik, aamiin. :)

Sabtu, 09 November 2013

Yakinlah, Aku tidak Salah Jurusan

0

Apapun hasilnya, memang harus disyukuri. Aku masih tidak percaya kalau lolos Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2013. Yah, seneng banget rasanya, meskipun diterima di pilihan ke-tiga (terakhir). Ini emang hasil banting setir, gimana enggak? kan dulunya pengen pengen banget ke jurusan fisika, geofisika, atau pendidikan IPA (jadi guru IPA) tapi ini diterimanya di program studi Pendidikan Seni Kerajinan jurusan Pendidikan Seni Rupa (jadi pend. seni kerajinan itu anaknya seni rupa) Universitas Negeri Yogyakarta. Dari anak IPA jadi anak seni, seniningan lebih tepatnya :3.

Banyak alasan kenapa aku milh ke prodi tersebut, pertama aku cuma mau mengembangkan kreativitas, aku suka menggambar meskipun tidak bagus (itu subyektif), selain jadi guru nanti bisa jadi wirausaha handycraft (ini emang impianku dari dulu). Yakin saja, rencana Allah memang jauh lebih indah daripada rencana kita :).
Awalnya emang minder sih, temen-temen baruku kebanyakan dari SMSR atau SMK jurusan seni kriya, sedangkan aku pelajaran seni rupa di SMA cuma sedikit :( . Tapi rasa minder itu bisa kuhilangan dengan berpikir positif. Yaps, karena mikir negatif itu bisa mengontaminasi pikiran-pikiran positif, bilangan positif aja bisa jadi negatif kalau dikalikan atau dibagi dengan bilangan negatif. Dengan maksud lain, mereka lebih berpengalaman jadi kan aku bisa berguru pada mereka yang lebih berpengalaman.

Tapi pada akhirnya, aku berasa menemukan duniaku yang sesungguhnya. Malah enggak kebayang kalau aku diterima di fisika, kemungkinan aku bisa gila tiap hari dijejali dengan rumus-rumus dan angka rumit itu. Di "duniaku" yang ini aku benar-benar menikmati kehidupan kuliahku yang dominan menggambar :D, tapi ya tetap maunya lulus cepet ya (aamiin). Ya, pilihan Allah adalah pilihan terbaik untuk hamba-Nya.

Selain aku suka dengan mata kuliahnya, ternyata di sini aku menemukan teman-teman yang "pas" buat aku yang pethakilan, menjadi diri sendiri apa adanya. Ya namanya juga jurusan seni, agak bebas, yang cowok banyak yang gondrongin rambut, tato (aku juga kurang tau kalo ini, maaf), anak-anaknya enggak jaim, kuliah pake jeans sobek juga nggak masalah. Tapi tetap diarahkan, kan calon guru :). 

Nah ini ada tips buat kamu yang mau milih jurusan kuliah supaya enggak nyasar yang saya kutip dari http://asalasah.blogspot.com/2013/05/tips-menentukan-jurusan-kuliah-agar.html:

1. Kenali Diri Kalian Sendiri 
Bener banget nih men. Kenalilah dengan baik apa yang ada pada diri kalian, baik dari kelebihan dan kekurangan kalian. Kalian lah yang jalani hidup kalian. So, know yourself better. Jadi kalian tau lah yang terbaik buat diri kalian sendiri.
2. Ketertarikan atau Kesukaan Kalian
Setelah kalian tau apa yang ada pada diri kalian, maka kalian juga harus tau hal apa yang paling kalian suka atau bikin kalian tertarik. Ini penting banget men, gak kebayang kalo kalian harus stuck selama 4 tahun di jurusan yang gak kalian sukai. Kalian gak bakal menikmati kuliah kalian. Jadi, sebelum memilih jurusan, kalian harus taupassion kalian itu di bidang apa.
3. Bakat Kalian
Ya, apa sih bakat kalian? Coba kalian ingat-ingat lagi, penghargaan apa yang kalian pernah dapat sewaktu sekolah. Baik yang bersifat akademis maupun non-akademis. Misal kalian berbakat jadi ketua organisasi, jadi jurnalis atau mungkin berbakat menjadi ahli fisika karena kalian suka dengan ilmu fisika. Ya, dengan kalian tau bakat kalian, kalian jadi bisa masuk jurusan yang sesuai dengan kalian.
4. Motivasi Kalian
Dengan motivasi, semangat hidup kalian akan terus terpacu dan terarah. Kalau kalian gak punya motivasi, kalian seperti gak punya arah, semangat, dan tujuan setelah kalian lulus dari kuliah kalian. Banyak dari mereka yang sudah kuliah, kemudian harus berhenti karena mereka gak cozy gitu dengan jurusan yang mereka ambil. Biasanya, mereka mengambil jurusan tersebut hanya karena ikut-ikutan teman atau saran dari orang lain. Kemudian, diambilah jurusan tersebut yang sebenarnya mereka gak suka.
Jadi, sebelum mengambil jurusan, ada baiknya kalian tulis dulu beberapa nominasi jurusan yang kalian minati. Tulislah apa motivasi atau alasan kalian memilih jurusan-jurusan tersebut. Kemudian, pilih jurusan yang paling banyak alasan kenapa kalian memilih jurusan tersebut. Jadi, jangan gara-gara ikut-ikutan teman terus kalian jadi salah jurusan. Kembali ke nomor satu men, know yourself better.
5. Prinsip Kalian
Sekarang saatnya kalian pikirkan apa sih prinsip-prinsip yang ada pada diri kalian? Kemudian cocokkan dengan jurusan kuliah yang mau kalian ambil. For example, saya ambil jurusan Teknik Informatika. Jurusan itu karena sesuai dengan prinsip saya. Information Technology akan terus berkembang dan gak ada habisnya. Jadi saya harus memperdalam ilmu di bidang IT tersebut. Nah, kalau prinsip kalian sama, kalian bisa ambil jurusan seperti saya. Tapi, kalau mungkin prinsip kalian berbeda, misal kalian gak perlu memperdalam ilmu di bidang IT, ya berarti kalian cari jurusan lain yang sesuai prinsip kalian.
6. Harapan kamu di masa depan
Coba deh kalian jawab pertanyaan ini. Apa sih harapan kalian di masa depan? Atau mau jadi apa sih kalian? Pertanyaan itu penting buat kalian jawab. Karena dengan menjawabnya, kalian jadi tau harus ambil jurusan apa biar tujuan dan harapan kalian tersebut tercapai.

Kalau menurutku ya, kalau ambil jurusan tapi cuma buat gengsi-gengsian semata, atau pas jurusan tersebut memang lagi booming dan nggak suka sama jurusannya sendiri itu sama saja menyiksa diri sendiri. Biasanya pada mengincar prospek lowongan pekerjaan, yakinlah Allah sudah mengatur rejeki kita tinggal bagaimana kita menggapainya (nah ini yang harus kita usahakan). Lulusan jurusan bergengsi tapi kalau tidak kreatif, hanya diperbudak oleh zaman (mengikuti trend), sama saja tidak menikmati hidup. :)

Jika rumus relativitas adalah Energi samadengan massa dikalikan kecepatan cahaya kuadrat, maka berlaku Energi samadengan motivasi dikalikan cinta kuadrat (E=mc2). Cinta kepada apapun, motivasi dari diri sendiri maupun orang lain akan membangkitkan energi positif. InsyaAllah. Semoga Allah selalu meridhai setiap langkah. Aamiin.

Oke, sekian :) 

Rabu, 29 Mei 2013

Bocah Mungil

2


X: “Kamu kelas berapa dek?”
Aku: “Kelas tiga.”
X: “Oh, mau ke SMA mana?”
Aku: “Sekarang saya mencari perguruan tinggi.”
X: “Loh, masih kecil kok cari perguruan tinggi?”
Aku: “Iya, saya kelas 3 SMA, Alhamdulillah sudah lulus malah.”
X: (Melongo)

Sudah berungkali kejadian di atas terjadi padaku. Responnya sama, orang-orang tak percaya bahwa aku sudah lulus SMA tahun ini (2013). Yah, badanku emang kecil kayak anak SMP, mungkin tinggiku Cuma 150 cm (pendek ya L ).
***
Hari ini juga ada kejadian menarik buatku di ruang BK Sekolah. Aku di ruang BK bukan karena diskors atau panggilan, tapi aku datengin sendiri. Mendaftar SBMPTN, soalnya aku nggak lolos SNMPTN, agak sedih juga sih belum lolos.
Aku lagi duduk masukin data di situs SBMPTN sama bu Rena. Eh tiba-tiba ada pak Nur Syamsudin bawa anak cowok masuk ke ruangan (yang hanya ruangan dengan sekat tripleks setinggi dada). Cowok itu keliatan bandel diliat dari mukanya. Dia harus nerima hukuman kayaknya. Aku pun disuruh keluar ruangan kecil itu. Menunggu sejenak.
Beberapa menit…
Akhirnya aku disuruh masuk lagi. Melanjutkan aktivitas semula. Beberapa menit *ini dari tadi kok beberapa menit sih? Iya kalo pake detik terlalu cepat* ….
“Sudah bu.” Anak cowok yang “diseret” sama pak Nur Syamsudin tadi menghadap bu Rena.
“Ah masak, belum bersih.”
“Sudah kok bu.” Jawabnya
“Saya belum percaya, tunggu pak Nur Syamsudin bawain pembersih lantai.”
*Oh, nih anak ternyata disuruh ngepel.
Kemudian cowok tadi kembali lagi ke arah barat. Aku sama bu Rena nglanjutin aktivitas semula (lagi).
“Parah banget tuh anak, dari awal masuk dia sering buat masalah.”
“Emang kelas berapa sih bu?” tanyaku.
“kelas sepuluh.”
Ya ampun, mukanya tua ternyata masih kelas X.
Beberapa menit kemudian…
Cowok tadi kembali ke ruangan bu Rena. Dia pun dapat ceramah lebih dari tujuh menit.
“Kamu itu sudah banyak tanda tangan di sini.” Kata bu Rena nunjukin buku bersampul warna tosca.
Cowok itu Cuma tertunduk.
“Bajunya masukin !”
“Sudah bu.”
“Rum, kamu liat itu udah masuk?” Tanya bu Rena kepadaku.
“Belum tuh.” Aku menjawab jujur, emang tuh anak nggak ada rapi-rapinya. Pake baju aja amburadul gitu, udah gitu kancing nomor dua dari atas udah lepas. Banyak coretan pulpen juga.
“Itu kancingnya ke mana?” Tanya bu Rena agak galak.
“Nggak tau bu, lepas. Kena paku.”
“kenapa nggak sekalian yang kena paku itu dadamu, itu juga banyak coretan, kalo kamu coret-coret kenapa nggak mukanya sekalian yang dicoret-coret.”
Cowok itu Cuma nundukin kepala, mungkin nyariin duitnya yang jatuh atau malah kutu rambut yang jatuh.
“Rum, kamu liat cowok ini menarik enggak?” Bu Rena nanyain aku lagi.
“Enggak.” Jawabku polos tanpa dosa.
“Tuh, dia aja bilang kamu nggak menarik kok.”
“Apanya yang nggak menarik? Aku ganteng kok.” Cowok itu kepedean sambil ngelus-elus rambutnya yang mungkin berkutu itu.
“Coba itu temenmu suruh ke sini Rum !” Dima sama Amien yang tadinya duduk di ruang tamu ruang BK disuruh masuk ke ruangan bu Rena.
“Kalian liat cowok ini menarik enggak?” Bu Rena nanyain Dima sama Amien.
Dengan muka polos dan hampir barengan Dima sama Amien menjawab,
“Enggak bu !”
“Tuh, masih gantengan adik saya, adik saya itu meskipun item tapi dia ganteng kan Rum, nih tak liatin fotonya.”
“Iya bu, aku pernah liat. Keren !” Hahahaa aku jujur banget nih.
“saya ganteng kok bu. Cuma hari ini saya tadi disuruh ke WC guru jadi saya jelek.”
*Oh ternyata, nih anak tadi disuruh mbersihin WC guru :D.
“Iya po mas, coba sana mandi dulu, ntar tambah ganteng enggak !” Timpalku.
“Beneran? Aku tak nggak usah mandi 4 tahun.” Jawabnya sekenanya.
“Beneran lho mas, titeni aja bu.” Aku girang.
“Tuh udah ada tiga cewek bilang kalau kamu itu nggak menarik di mata mereka. Makanya yang disiplin dong.” Kata bu Rena.
“Fatah, kamu itu selalu menuntut orang untuk menilai bahwa dirimu itu baik, makanya kamu nggak pernah bahagia. Kalau ada masukan ya dengerin, buat memperbaiki diri.” Bu Siti menimpali.
*Oh, jadi namanya Fatah.
“Tuh dengerin, kalian boleh keluar !” Kata bu Rena.
Dima dan Amien pun keluar.
“Rum, kamu gimana kalo punya pacar kayak dia?” Bu Rena nanyain aku lagi.
“Malu bu.” Jawabku frontal, agak keras, spontan, tanpa dosa, sangat jujur.
“Heh, jangan keras-keras.” Fatah berbisik.
“Tuh, dia aja malu.” Kata bu Rena.
“Saya jujur kok, aku nggak bohong.” Kataku polos.
Kowe ki ngerti opo, ming cah cilik we !” (Kamu tau apa? Cuma anak kecil e). Dia sewot.
“Heh, dia ini kecil-kecil udah lulus ya, jangan sembarangan kamu.” Kata bu Rena.
“Ah masak bu, saya nggak percaya.” Katanya.
“Bu Siti, ini Ningrum ini sudah lulus ya bu ?”
“Iya, itu kecil-kecil udah lulus.”Kata bu Siti.
Cowok itu menunjukkan ekspresi tak percaya, dan aku Cuma bisa ngakak sepuasnya. Hahahahahahaha .
“Masak sih.” Dia masih nggak percaya.
“Emang kamu lahir tahun berapa mas?” tanyaku, sengaja aku manggil mas soalnya emang mukanya tua.
“1993.” Jawabnya.
“Hah? Aku aja 1996.” Shock aku ndenger jawabnya. Tua banget untuk ukuran anak kelas X.
Setelah diceramahi lagi sama bu Rena, anak tadi disuruh keluar.
“Sudah kamu kembali ke kelas aja, nanti ndak mribik si Ningrum !!!”
Anak itu Cuma cengengesan lalu ngeloyor pergi.
***
Huh, kenapa sih banyak yang bilang aku ini anak kecil lah. Tapi insyaAllah aku mampu berpikir dewasa kok. Tapi emang banyak kok temen-temen yang sekecil aku. Hihihi.
Sampe-sampe aku dibilang premature sama tetangga (gue nggak usah nyebut merk ya bang :P ) gara-gara rokku SMA masih kepanjangan sampe hampir nutupin kaki seluruhnya. Hahaha padahal rok abu-abu kan aku punya dua, yang satu pas yang satunya kepanjangan. Hahahaha. Jadi dapat disimpulkan bahwa aku nggak kerdil. Weeekkk :P
Selain karena rok yang kepanjangan aku dibilang sama tetangga (yang tadi) kalo (orang seusiaku) itu harusnya masih ngerjain PR, ngerjain tugas, SMSan, chatting, dan main, tapi aku harus udah nyari PTN. Hahaha suka-suka gue dong :P , yang lebih muda dariku aja masih banyak kok.
Bismillah, semoga diterima di jalur SBMPTN.
“Bagaimana jika saya gagal?”
“Bagaimana jika saya berhasil.”
Tentu saya akan menjadi mahasiswa ter-unyu 2013, dan orang tua akan bangga. :D


Ruang BK SMA N 1 Sedayu - Bumi Allah
29 Mei 2013
Saat pusing, galau, seneng setelah kelulusan UN dan SNMPTN

Jumat, 26 April 2013

Mother - Seamo (Lyrics)

0

Hi Mother, Haikei, genki ni shitemasuka?
Saikin renraku shinakute gomen Boku wa nantoka yattemasu...

Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute
Sasaete kureta kono ai Dakara kodomo ni mo tsutaetai

Chikaku ni iru to iradatsu kuse ni Tooku ni iru to sabishiku kanji
Anata wa sonna sonzai Donna mondai mo Mi wo kezutte kaiketsu suru
Soshite Boku no shitteru dare yori mo Ichi-ban gamandzuyoku TAFU desu
Itsumo massaki ni ki ni suru Jibun janaku boku no karada de

Suiji sentaku Souji ni ikuji Amatta jikan sara ni shigoto shi
Ichi-ban hikui basho ni aru mono shika Motomenakattano Anata yo
Atarimae sugi wakaranakatta Hitori de kurashi hajimete wakatta
Anata no sugosa Taihensa Sore wo omoeba Kyou mo boku ganbareru sa

Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute
Sasaete kureta kono ai Dakara kodomo ni mo tsutaetai

"Ashita asa shichi-ji ni okoshite" to itte
Anata jikan doori ni okoshite kurete
Shikashi Rifujin na boku wa
Neboke nagara ni iu kotoba wa "Urusee!"
Konna kurikaeshi no RUUTIN Iyana kao hitotsu sezu ni
Anata Mainichi okoshite kureta
Donna mezamashi yori atatakaku seikaku datta

Sore de mo aru hi Gakkou wo ZURUyasumi "Ikitakunai" to ii
FUton kara ichido mo denu boku mae ni Kao wo ryoute de ooikakushi
Oogoe agete naita Boku mo kanashikute naita
Sono toki boku wa "Nante baka na koto wo shitan da" to jibun semeta

Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute
Sasaete kureta kono ai Kanshashitemasu My Mother

Kodomo ni sakidattareru hodo Tsurai koto nante Kono yo ni nai no dakara
Tatta ichi-byou de mo Anata yori nagaku ikiru koto Kore dake wa mamoru
Kore dake wa...

Anata no kodomo de yokatta Anata ga boku no haha de yokatta
Itsu made mo kawaranai Zutto zutto kawaranai
Boku wa anata no ikiutsushi dakara...

Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute
Sasaete kureta kono ai Dakara kodomo ni mo tsutaetai

Zutto boku no haha de ite Zutto genki de ite
Anata ni wa mada shigoto ga aru kara Boku no oyakoukou uketoru shigoto ga...




Seamo - Mother [English Version]



Hi Mother, Dear Mother, how are you doing?
Sorry I haven’t called recently, I’m getting by okay…



*Your body is smalland so are your hands

White hairs are mixed in and you’ve grown more genial

But to me you’re still bigger than anything, stronger than anyone

I want to tell my kids about this love that supported me



Even though I grow impatient when I’m near you

When you’re far away from me I grow lonely

That’s who you are to me, you can cut through any problem and solve it

And you have the most patience and toughness of anyone I know

You would always be concerned over my well-being before your own



Cooking, doing the laundry, cleaning, raising a child

You even worked during your free time

You would onlu require things from the lowest places

I didn’t understand even though it was so obvious

It wasn’t until I started living by myself that I understood

Whenever I think of how much you’ve accomplished

And how hard it must have been, I feel like I can try my best today



*Your body is smalland so are your hands

White hairs are mixed in and you’ve grown more genial

But to me you’re still bigger than anything, stronger than anyone

I want to tell my kids about this love that supported me



I’d say “Wake me up at seven a.m.”
And you would wake me up right on time

But I would be unfair to you

And say the words “shut up” while I was still half-asleep

This was the daily routine

You never made one tired face

And woke me up every day

Warmer and more accurately than any alarm clock



But then one day I skipped school and said, “I don’t wanna go”

I wouldn’t leave my futon and you stood in front of me

Hid your face with both hands and cried loudly

I also felt sad and cried

At that time I blamed myself wondering, “How could I be so stupid?”



Your body is small and so are your hands

White hairs are mixed in and you’ve grown more genial

But to me you’re stil bigger than anything, stronger than anyone

I give you thanks for this love that supported me, my mother



I know there’s nothing more painful in the world

Than a parent burying their child

So I’ll make sure it never happens

Even if I onlu live one second longer than you

I’ll make sure of it…



I’m glad I’m your child

I’m glad you’re my mother

And that won’t ever change

It won’t ever change for all time

Because I am the very image of you



*Your body is smalland so are your hands

White hairs are mixed in and you’ve grown more genial

But to me you’re still bigger than anything, stronger than anyone

I want to tell my kids about this love that supported me



Be my mother forever

Be well forever

You still have one more job left to do

And that’s to accept your son’s love and respect for you…

Suka bangeeet sama lagunya :3

Happy Earth Day - Dear Mendikbud...

0

Nggak tau kenapa aku pengen nulis tulisan absurd kayak gini. Hihii cuma numpahin uneg-uneg aja sih. Sampe-sampe berkhayal, seandainya ini dibaca sama pak Mendikbud. Tapi bahasanya nggak usah formal gitu ya. Soalnya aku lagi males dan lagi nggak pengen buat karya ilmiah :D

UN SMP diadakan tanggal 22 April 2013 (normalnya), tanggal itu bertepatan dengan hari bumi sedunia. Meskipun seharusnya hari bumi itu ada setiap hari kan ya? Segala embel-embel "Go Green" digalakkan untuk menyelamatkan rumah kita, bumi tersayang ini. Tapi kenyataannya, betah banget di depan laptop sampe baterainya habis *maafin aku ya, hiks :'( *
Terus hubungannya apa? Kok ngomongin UN segala? Ehem, gini nih...
Pikirin deh, jumlah kertas yang dipakai untuk mencetak soal UN? Banyak banget kan? Berapa juta lembar kertas yang sudah digunakan? Dengan kata lain, UN itu sarana menambah efek dari Global Warming.
Ini ada beberapa fakta tentang kertas yang gue kutip dari http://www.thecrowdvoice.com:
* 1 Ton Kertas = 400 Rim = 200.000 lembar.

* Untuk memproduksi kertas, dibutuhkan 3 ton kayu dan 98 ton bahan baku lainnya.

* Setiap jam, dunia kehilangan 1.732,5 hektare hutan kayu karena ditebang untuk dijadikan bahan baku kertas.

* Setiap tahun hutan Indonesia yang hilang setara dengan luas pulau bali.

* 1 Rim kertas A4 menghabiskan sebatang
pohon berusia 5 tahun.

* Untuk kertas berkualitas baik,
memerlukan pohon dengan kayu keras dan lunak.

* Jika seandainya kita menghemat 1 ton kertas, berarti kita juga menghemat 13 batang pohon besar, 400 liter minyak,4100 Kwh listrik dan 31.780 liter air.

* Dulu kertas hanya digunakan untuk menulis, sekarang industri packaging menggunakan 41% dari seluruh penggunaan.Masalah Lingkungan Karena Produksi Kertas

* Untuk memproduksi 3 lembar kertas membutuhkan 3 liter air

* Dalam memproduksi 1 ton kertas,dihasilkan gas karbondioksida sebanyak kurang lebih 2,6 ton. Jumlah ini setara dengan gas buang yang dihasilkan sebuah mobil selama 6 bulan.

* Dalam memproduksi 1 ton kertas,dihasilkan kurang lebih 72.200 liter limbah cair dan 1 ton limbah padat.

* Setelah kertas dibuang, kertas ini akan terurai. Proses terurainya kertas menghasilkan gas metana. Dan gas metana juga merupakan penyebab pemanasan global. Malahan gas metana ini 20 kali lebih berbahaya dibanding gas karbondioksida, dalam hal menyebabkan naiknya suhu global.

* Mendaur ulang 54 kg kertas
menyelamatkan 1 batang pohon (government of Canada)

* Mendaur ulang kertas menggunakan 60% energi yang lebih sedikit dibandingkan membuat kertas dari batang pohon.

* Mendaur ulang 1 ton kertas
menyelamatkan kira-kira 17 batang pohon (Purdue Research Foundation and US Environmental Protection Agency, 1996)

* Mendaur ulang 1 ton kertas dapat menghemat 682.5 galon bahan bakar dan 7000 galon air dan 4000 Kwh listrik (Onondaga Resource Recovery Center)**

Waoww !!!
Terus kata "Shaun Mbee Sheep" kan LJK sama soal UN itu kan dari pohon, jadi kesimpulannya HAPUS UJIAN NASIONAL !!! 
Hahahaa, sama saja seperti soal biologi "Cara mengurangi kadar karbondioksida di udara adalah..."
Jawaban yang nggak logis adalah, "nggak usah bernafas". hahaha





Itu baru kertas ya, ditambah dengan pensil.










Jangan tanya anggaran untuk UN berapa milyar atau bahkan triliun. *Soalnya aku kurang tau berapa tepatnya* Pikirin lagi deh. Tuh dana segitu kalau buat ngrenovasi sekolah-sekolah yang rusak mungkin sudah bisa buat belajar secara nyaman atau buat beasiswa mungkin. Oh iya, beberapa waktu lalu aku baca Harian Tribun Jogja kalau dana Bidikmisi buat UGM itu belum cair, jadi UGM harus "tombok" sekian milyar untuk menalangi mahasiswa baru angkatan 2013 (Semoga aku salah satu penerimanya, aamiin (‾ʃƪ‾) ). Ini juga beasiswa dari apa gitu (lupa namanya) untukku sama temen-temen belum cair coba, sampe aku lulus. Tanya sama pengelola keuangan emang katanya belum cair. *numpang ngeluh yaa*.
Mikirin negara emang bikin puyeng. Apalagi utang negara -_____-. Lagi, kalau pikiran nggak logis bisa mikir "Kenapa negara nggak nyetak uang sebanyak-banyaknya buat nglunasin utang negara." Aduuh booo, nyetak uang kan ada aturannya. *Ini kenapa malah ngomongin utang negara?*
Terus siapa lagi yang mau mikirin negara buat masa depan kalo bukan anak muda? (cieehh yang masih muda). Apalagi zaman edan ini bangsa Indonesia sedang dilanda krisis moral. 
Harapan kita (?), kita semua lulus Ujian Nasional, bukan hanya lulus secara akademik. Tapi juga akhlaknya jempolan. 
Semoga mutu pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik. Aaamiin.

#Hiks..hiks..hiks... *Jadi terharu gue :'( :'( :'( :'(* *ambil tissue*. *Aduh sama aja kali, pakai tissue juga bikin global warming. (dari 1 pohon berumur 6 tahun hanya bisa menghasilkan 2 pack tissue saja, atau 40 lembar.)

Ini tulisan emang absurd banget yaa. Tapi makasih udah mau mbaca. Emang nggak jelas sih tadi ngomongin apa jadi apa. Asal ngocol saja. Udahan ya, aku capek ngetiknya.

Salam :)





Minggu, 21 April 2013

Ibu Sehat, Antara Harapan dan Realita [Contoh essay]

1


Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah kali ini saya akan share contoh essay. Essay ini pernah saya lombakan dalam event Hari Kesehatan Nasional yang diselenggarakan oleh BEM Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, dan Alhamdulillah mendapat juara 1 :). Selamat membaca (•)


Ibu Sehat, Antara Harapan dan Realita
Oleh Siswaningrum
A.      Pendahuluan
Kesehatan menurut WHO: Health is a state of complete physical, mental and social well-being and not merely the absence of diseases or infirmity”. Kesehatan adalah keadaan fisik, mental dan sosial dengan adanya kesejahteraan dan bukan hanya dari penyakit atau kelemahan (www.firmanthok.web.id).
Kesehatan menurut Undang-undang: Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.
  Dari pengertian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa, kesehatan tidak hanya meliputi kesehatan badan atau jasmani saja. Kesehatan juga meliputi kesejahteraan sosial dan kesehatan mental. Akan tetapi di Negara yang dikenal dengan gemah ripah loh jinawi ini kondisi kesehatan masyarakat Indonesia saat ini masih jauh dari harapan. Hal ini ditunjukkan dengan adanya kekurangan gizi di beberapa wilayah di Indonesia. Hingga Oktober tahun 2012, di Kaltim tercatat 305 kasus gizi buruk pada balita. Dari total jumlah tersebut, 8 diantaranya meninggal dunia, 287 anak membaik/sembuh, dan 10 anak masih dirawat (www.tribunnews.com). Ironis memang. Dalam kasus lain terdapat seorang balita dari keluarga dari keadaan ekonomi yang memadahi menderita kekurangan gizi atau sakit-sakitan.
Kondisi seperti ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain faktor ekonomi, pendapatan, dan pengetahuan ibu tentang gizi. Maka, dalam hal ini dibutuhkan ibu yang cerdas untuk memenuhi gizi keluarga atau mengolah makanan yang sehat.
Era globalisasi yang membuat seseorang mengakses tanpa batas, juga membuat ibu rumah tangga bisa mempunyai pekerjaan utama dan sambilan. Oleh karena itu selain mengurus karir, ibu harus pandai membagi waktu untuk keluarga, terutama gizi sang buah hati. Di sisi ekonomi, pendapatan rumah tangga akan bertambah. Hal ini seharusnya dapat memenuhi kebutuhan belanja rumah tangga yang memenuhi kebutuhan gizi.
Akan tetapi dalam sebuah kasus di mana sebuah keluarga yang mampu secara ekonomi untuk memenuhi kecukupan gizi tetapi anak balitanya mengalami kekurangan gizi. Hal ini timbul dari pola hidup tidak sehat. Tuntutan gengsi yang membuat keluarga mengkonsumsi makanan cepat saji dan enggan untuk masak masakan local yang begizi.  Ibu yang mengerti akan pengetahuan gizi akan berupaya memberikan pemenuhan gizi untuk buah hatinya.
Ibu yang cerdas memang diperlukan. Cerdas dalam hal ini bukan berarti cerdas dalam intelektualnya, akan tetapi cerdas dalam menjalani kewajibannya sebagai ibu. Hal ini meliputi cara ibu memanage waktunya untuk berkarir dan berkeluarga. Ibu juga harus kreatif dalam mengolah masakan local menjadi variatif dan pastinya memenuhi asupan gizi.
Terdapat istilah bahwa “membangun ibu adalah membangun bangsa, membangun bapak adalah membangun dirinya sendiri”. Oleh karena itu kesehatan dan keselamatan ibu sangat penting. Karena ibulah yang melahirkan generasi penerus bangsa dan membimbing anaknya untuk menjadi anak yang sehat dan cerdas. Akan tetapi angka mortalitas ibu dan bayi di Indonesia bisa dibilang cukup tinggi. Angka kematian ibu yang melahirkan kemungkinan kelangsungan hidup bayi hanya sekitar 30%  karena kurangya asupan ASI yang harusnya terpenuhi.
Penyebab kematian ibu dan bayi tersebut disebabkan oleh kurangnya fasilitas kesehatan dan kesadaran akan perawatan kesehatan ibu hamil dan bayi yang dikandungnya. Selain itu, rendahnya pengetahuan ibu tentang petingnya ASI esklusif yang harus diberikan bayi sampai umur 6 bulan. Akibat rendahnya pengetahuan ibu tentang ASI, si bayi umur 3 hari pun diberi makan pisang ataupun bubur. Padahal ASI saja sudah cukup hingga usia 6 bulan, ASI sangat penting untuk perkembangan otak dan pertumbuhan bayi sebagai generasi penerus bangsa.
Istilah “Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat” atau “Mensana in corpore sano” tidak selamanya dapat dibenarkan. Contohnya saja seorang preman, dia memiliki fisik yang kuat untuk berkelahi. Akan tetapi jiwanya adalah jiwa seorang preman yang melakukan tindak kejahatan. Padahal menurut WHO maupun Undang-undang, sehat itu juga meliputi kesehatan mental. Kesehatan religius adalah tonggak dari semua kesehatan fisik.
B.       ISI
Menurut WHO, kesehatan meliputi kesehatan jasmani, kesehatan mental, kesehatan sosial ekonomi dan kesehatan spiritual.
1.    Kesehatan jasmani
Kesehatan jasmani merupakan kesehatan yang berupa berfungsinya organ tubuh dengan baik. Seperti kulit bersih, mata bersinar, pola makan baik, tidur nyenyak, aktif dan gesit. Untuk menghasilkan kesehatan tersebut, diperlukan asupan gizi seimbang yang meliputi empat sehat lima sempurna.
Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman atau variasi makanan, aktifitas fisik, kebersihan, dan berat badan (www.danonenutrindo.org).
            Gizi seimbang menunjukkan makanan yang harus dikonsumsi orang per hari. Air merupakan bagian terbesar bagi kehidupan untuk hidup sehat dan aktif. Golongan makanan sumber karbohidrat untuk menjadi sumber energi, terdapat pada nasi, gandum, ubi, jagung, dan umbi-umbian lainnya. sayur dan buah dibutuhkan sebagai sumber vitamin yang berfungsi sebagai zat pengatur. Konsumsi protein untuk mengganti sel-sel yang rusak, makanan yang mengandung protein misalnya kacang-kacangan, ikan dan daging. Konsumsi minyak, gula, dan garam dianjurkan seperlunya saja.
Selain gizi seimbang, dibutuhkan pola hidup aktif dengan berolahraga, menjaga kebersihan dan memantau berat badan.
Olahraga tidak hanya membuat tubuh sehat, tetapi bisa membuat orang terlihat lebih bahagia. National Institute for Health and Clinical Excellence di Inggris menuturkan olahraga bisa meningkatkan fungsi otak serotonin pada manusia, dan serotonin ini adalah bahan kimia di otak yang membantu menggerakkan pesan di sepanjang sistem saraf.
Neurotransmitter ini melakukan banyak fungsi termasuk pengatur suasana hati, nafsu makan dan juga siklus tidur atau bangun. Sekitar 75 persen dari senyawa kimia ini terletak di sel-sel usus dan sisanya di dalam neuron otak.
Jika kadar serotonin ini meningkat, maka suasana hati akan menjadi lebih baik dan risiko mengalami depresi serta stres jadi lebih kecil.
2.       Kesehatan mental
Kesehatan mental biasanya terhubung dengan kesehatan jasmani. Orang yang selalu berpikir positif akan tampak sehat karena selalu tersenyum. Berpikir positif mampu membuat seseorang memiliki kepercayaan diri dan jarang mengeluh. Tersenyum membantu menurunkan kadar stress dan meningkatkan kesehatan jantung. Senyum yang mengembang mampu mencairkan kebekuaan dan mengurangi kecemasan.
Karakteristik mental yang sehat meliputi selalu merasa puas atau bersyukur, terhindar dari gangguan jiwa, memanfatkan potensi semaksimal mungkin, tercapai kebahagian diri sendiri dan orang lain.
Stress menjadi penyebab beberapa penyakit fisik. Contohnya, seseorang yang depresi kemudian mengkonsumsi minuman beralkohol. Padahal, minuman beralkohol akan mempengaruhi kesehatan fisik.
Jika seseorang terus-menerus naik darah dan didera stres hebat, dia dapat jatuh sakit karena keracunan nodlenalin, cepat tua, dan meninggal dini.
3.    Kesehatan Sosial dan Ekonomi
Status sosial seseorang dilihat dari keadaan ekonominya. Batasan kesejahteraan sosial dalam suatu Negara sulit diukur dan hanya tergantung pada kultur, budaya, dan tingkat kemakmuran setempat.
Kesehatan sosial adalah suasana kehidupan berupa perasaan damai, aman, dan sejahtera, serta kebutuhan papan, sandang, pangan tercukupi.
Ciri-ciri orang yang sehat secara sosial antara lain Memiliki perasaan empati dan rasa kasih sayang terhadap orang lain, senang untuk memberikan pertolongan kepada orang-orang yang memerlukan pertolongan, toleransi, dan mampu berhubungan dengan orang lain secara sehat.
Karakteristik orang yang sosialnya tidak sehat antara lain perasaan tidak nyaman, perasaan tidak aman, kurang memiliki rasa percaya diri, kurang memahami diri, kurang mendapat kepuasan dalam berhubungan sosial.
4.        Kesehatan spiritual
Kesehatan spiritual memiliki hubungan dengan kesehatan fisik, sosial, psikologis dan budaya. Jika orang sehat secara spiritual, maka dalam sisi lain akan sehat.
Spiritual merupakan keyakinan dalam hubungannya dengan Maha Pencipta. Orang yang berdoa hanya kepada Tuhan, berharap kepada Tuhan dan hanya bergantung kepada Tuhan akan sehat secara jasmani dan rohani. Karena mereka berbuat sesuai dengan tujuan penciptaan manusia, yaitu hanya menyembah Tuhan.
Dalam sebuah kasus di Amerika, orang kaya membeli tanah di planet lain yang memiliki struktur tanah dan atmosfer yang mirip dengan bumi. mereka khawatir kalau bumi ini, khusunya Amerika akan penuh. Jadi, mereka memang sehat secara jasmani, dan sehat secara ekonomi dibuktikan bahwa mereka mampu membeli tanah di planet lain. Akan tetapi orang tersebut seakan telah kehilangan keimanan, kepercayaan kepada Tuhan. Mereka mungkin berpikir bahwa orang akan hidup selamanya sehingga bumi menjadi penuh, padahal setiap hari pasti ada kematian, jadi tidak mungkin bumi ini menjadi penuh. Dapat disimpulkan bahwa orang yang sehat secara jasmani, mental, sosial belum tentu sehat secara spiritual.
Dalam kisah lain, orang yang diprediksikan hanya hidup sekitar beberapa bulan bahkan beberapa hari, karena ia memilki mental yang baik berdasarkan pengalaman agamanya sebagai salah satu sumber dimensi spiritual, ia tetap bahagia menjalani hari-harinya dengan bernyanyi dan ceria, membuat puisi-puisi yang indah. Ternyata orang tersebut mampu bertahan hingga bartahun-tahun. Kemudian penelitian yang dilakukan oleh Pressman, dkk (1990) menunjukkan bahwa wanita lanjut usia yang menderita farktur tulang pinggul yang kuat religi dan pengalaman agamanya, ternyata lebih kuat mental dan kurang mengeluh, depresi, dan lebih cepat berjalan daripada yang tidak mempunyai komitmen agama.Dari hal-hal tersebut diatas dapat dikatakan dimensi spiritual menjadi hal penting sebagai terapi kesehatan.
Oleh karena itu kesehatan spiritual menjadi dasar dalam kehidupan agar tercipta sehatnya jasmani dan rohani.

Lalu, apa peran ibu dalam kesehatan anak?
1.              Manajemen waktu
Ibu diharapkan dapat mengelola waktunya untuk karier dan keluarga terutama putra-putrinya dan dirinya sendiri. Sesibuk apapun seorang ibu, keluarga harus menjadi prioritas utama.
Ibu harus dapat memberikan fasilitas kesehatan sosial berupa kasih sayang untuk putra-putrinya dan komunikasi yang baik.
Selain itu, ibu juga harus memberikan fasilitas kesehatan berupa kesehatan mental dan spiritual. Ibu membimbing putra-putrinya dalam kehidupan beragama agar putra-putrinya berakhlak baik dan mempunyai kepercayaan diri sehingga mampu bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.
Kekuatan kesehatan  regius akan menimbulkan kesehatan jasmani. Oleh karena itu, agama menjadi dasar dari segalanya.
2.      Manajemen keuangan
Ibu cerdas akan mengelola keuangannya untuk keperluan rumah tangga secara efektif dan efisien, termasuk pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak yaitu berbelanja bahan makanan penuh gizi yang mencakup empat sehat lima sempurna. Keluarga yang memiliki pendapatan tinggi seharusnya mendapatkan asupan gizi yang cukup. Akan tetapi itu juga bergantung kepada pandai tidaknya ibu dalam menyajikan menu-menu yang memenuhi asupan gizi.
            Sehat itu tidak mahal. Beberapa orang berpendapat bahwa untuk memenuhi kecukupan gizi diperlukan harus memasak bahan makanan yang mahal. Keluarga dapat memanfatkan sayuran di pekarangan rumah untuk membuat menu yang bervariasi. Contohnya, dalam musim penghujan biasanya sayuran seperti bayam, pepaya, cabai, tomat, terong, daun ketela pohon akan tumbuh subur di pekarangan. Ini memberikan peluang kepada ibu untuk berkreasi dalam mengolah sayuran menjadi bervariasi sehingga keluarga, terutama anak tidak bosan dan pasti akan menghemat anggaran belanja.
       Keluarga dengan pendapatan rendah yang tidak mampu membeli lauk pauk seperti daging dan ikan dapat menggantinya dengan tempe, tahu, ataupun makanan lain yang mempunyai kendungan protein. Mayoritas anak-anak tidak suka dengan sayuran, ibu bisa menyiasati dengan mencampurkan sayuran ke dalam telur dadar, mencampurkan ke dalam jus buah, dan membuat tampilan semenarik mungkin.

3.      Kreatif
Ibu yang kreatif akan berusaha menciptakan menu-menu baru yang tetap memenuhi asupan gizi yang tidak membosankan. Ibu berusaha untuk tidak mengkonsumsi atau menyajikan makanan siap saji (instan).
Makanan siap saji tidak baik untuk kesehatan karena mengandung zat-zat yang berbahaya bagi organ tubuh. Hal ini bisa berakibat kanker, obesitas bahkan kerusakan saraf. Obesitas diyakini akan menimbulkan masalah yang berkelanjutan pada usia remaja dan dewasa yaitu hipertensi, stroke, diabetes, dan berbagai penyakit kronis lain.
Oleh karena itu, ibu harus kreatif untuk menyajikan menu-menu yang variatif sehingga anak tidak bosan. Contohnya mengolah daun singkong menjadi aneka olahan,
Ibu juga harus memperhatikan dan menyadari kebiasaan makan pola makan putra-putrinya ketika usia anak-anak akan berkelanjutan sampai seumur hidup.
4.      Berpikir positif
Jika seseorang menghadapi sesuatu dengan senyum dan secara positif, yang akan mengalir adalah hormone yang menguntungkan dan mengaktivasi sel-sel otak, serta membuat tubuh menjadi sehat. Hormon-hormon semacam ini akan membuat awet muda, memerangi sel-sel kanker, dan memperbaiki suasana hati. Jika ibu senantiasa berpikir positif, suasana hati akan baik sehingga hubungan dengan keluarga akan baik pula.



C.    PENUTUP
Kesehatan menurut WHO terdapat empat komponen penting yaitu kesehatan jasmani, kesehatan mental, sosial ekonomi dan kesehatan spiritual.
Kesehatan spiritual sangat erat hubungannya dengan kesehatan lainnya. Kebutuhan spiritual merupakan kebutuhan dasar yang dibutuhkan oleh setiap manusia. Apabila kesehatan spiritual baik maka kesehatan lain yang meliputi kesehatan jasmani, mental, sosial akan baik pula. Agama menjadi unsur kesehatan dasar yang paling penting dalam kesehatan mental spiritual yang akan berakibat pada kesehatan fisik.
Untuk mewujudkan Indonesia sehat, dibutuhkan ibu yang cerdas untuk mengelola waktu, mengelola keuangan keluarga, kreatif dan selalu berpikir positif.
Ibu yang cerdas dan kreatif serta memiliki pengetahuan tentang gizi akan mencetak anak yang sehat secara jasmani maupun rohani.dari hal kecil inilah akan terbentuk generasi-generasi bangsa yang sehat dan berjiwa kuat. Oleh karena itu, peran ibu sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Diperlukan juga kesadaran ibu tentang pentingnya ASI untuk bayi dan keselamatan persalinan sehingga dapat mengurangi angka kematian ibu dan bayi.
Oleh karena, sebagai remaja putri atau calon ibu untuk bisa mengatur barisan sedini mungkin untuk menjadi wanita yang diharapkan sehingga akan mencetak anak-anak yang sehat yang akan menjadi generasi penerus Indonesia yang sehat dalam segala hal

D.    DAFTAR PUSTAKA
Yatim, Faisal. 2005. 30 Gangguan Kesehatan Pada Anak Usia Sekolah. Jakarta : Pustaka Populer Obor
Firmanthok, 2012, Arti Kesehatan Menurut WHO, (http://www.firmanthok.web.id/2012/07/arti-kesehatan-menurut-who.html, diakses tanggal 20 November 2012)
Tribunnews, 2012, Balita di Kaltim Meninggal Karena Gizi Buruk. (http://www.tribunnews.com/2012/11/14/8-balita-di-kaltim-meninggal-karena-gizi-buruk, diakses tanggal 20 November 2012)

Kompasiana, 2012, Bukti Medis Berpikir Positif, (http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2012/05/07/bukti-medis-manfaat-berfikir-positif/, diakses tanggal 21 November 2012)

Waspada, 2012, Peran Perempuan di Bidang Kesehatan. (http://www.waspada.co.id/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=16898, diakses tanggal 21 November 2012)

Susi Purwati, 2012. Konsep Kesehatan Spiritual. (http://susipurwati.blogspot.com/2010/01/konsep-kesehatan-spiritual.html, diakses tanggal 21 November 2012)

DetikHealth, 2012, Ini yang Membuat Orang Happy dan Tak Mudah Stres Setelah        Olahraga. (http://health.detik.com/read/2012/06/21/083221/1946764/766/ini-yang-bikin-orang-happy-dan-tak-mudah-stres-setelah-olahraga?l771108bcj, diakses tanggal 1 Desember 2012)